Selasa, 19 Februari 2013

Pertarungan Politik Pilkades



Pertarungan politik pilkades merupakan sebuah permainan yang terlihat sederhana, tetapi dibalik permainan politik pilkades, terlihat sebuah pertarungan yang sangat menarik dan tak kalah urgen, apabila dibandingkan dengan politik di tingkat pusat. Sehingga berangkat dari sinilah para politisi dapat mencermati permainan politik yang lebih jauh lagi dari sebuah pertarungan politik. Mengingat pada substansinya politik merupakan salah satu bentuk bagian dari seni permainan, untuk menyenangkan bagi para pemilih, supaya para pemilih mau memilih sang calon lurah dalam politik ala pedesaan.

Politik pedesaan tak boleh dianggap remeh begitu saja keberadaannya. Karena politik pedesaan sampai politik pusat pada hakikatnya sama, yaitu: politik sebagai panglima tertinggi menuju kursi singgasana kekuasaan. Sehingga dengan berbagai cara, baik terselubung atau transparan dalam memainkan sebuah permainan politik, tentunya tak lepas dari sebuah bentuk proses dalam permainan adu strategi saat melakukan berbagai pertarungan berpolitik.

Uang sudah menjadi kendaraan senjata ampuh sebagai pelicin dalam melakukan berbagai aksi, baik di tingkat pedesaan sampai di tingkat pusat perkotaan. Mengingat uang sebagai mesin politik dalam bertindak, untuk melakukan berbagi strategi saat berpolitik. Bahkan uang sebagai penentu atas kemenangan dalam memainkan sebuah permainan politik, tentunya tak lepas dari ketepatan saat memainkan permainan sebuah politik uang.

Pilkades (pemilihan kepala desa) salah satu even demokrasi, untuk mendapatkan pemimpin di sebuah pedesaan dengan cara memilih secara langsung, baik secara LUBER maupun secara JURDIL, tetapi dalam pertarungan politik pilkades uang sangat berperan penting sebagai penggerak mesin politik. Karena kalau tak ada uang dari para bebotoh atau dari sang calon lurah sendiri, tentunya pertarungan sangat sulit dimenangkan, walau dapat memenangkan pertarungan politik tanpa uang di pilkades, namun dengan catatan sang calon lurah mempunyai kelebihan yang dapat dijual sebagai pemimpin di desa tersebut.

Pertarungan politik pilkades menyisakan pembelajaran yang berharga, bahwa uang sangat urgen dalam memenangkan permainan, tetapi uang bukan segala-galanya dalam pertarungan politik pilkades, namun di saat uang banyak mengalir ke kantong-kantong para kader, broker, dan para pemilih, tentunya peluang memenangkan pertarungan di pilkades sangatlah besar kemungkinannya, apabila dibandingkan dengan calon lurah yang sedikit mempunyai uang dalam bentuk sebuah permainan politik pilkades.

Kader dan broker sangat penting dalam memainkan permainan politik pilkades, untuk melakukan berbagai kampanye, supaya para pemilih mau memilih sang calon lurah yang di usung dari kader dan broker saat berlangsungnya pemilihan kepala desa.

Memang uang hanya salah satu mesin politik dalam sebuah pertarungan pilkades, tetapi uang sangat mempengaruhi suara dalam permainan politik di pilkades. Sehingga siapa yang mempunyai uang banyak dalam pertarungan pilkades, tentunya mempunyai peluang besar, untuk memenangkan dalam hajat berpolitik di tingkat pedesaan, namun uang belum jaminan memenangkan dalam berpolitik, kalau tidak ditunjang sebuah strategi berpolitik yang kuat dan mumpuni dalam memainkan sebuah permainan pertarungan di tingkat pedesaan.

Strategi politik pilkades ada tiga hal yang perlu dilakukan, kalau ketiga hal ini tidak dapat dilakukan semuanya, paling tidak ada satu hal yang menjadi andalan dalam kampanye saat permainan politik di tingkat pedesaan, dan dibawah inilah tiga hal yang dimaksud, yaitu:

Pertama: Melakukan operasi tangan dengan cara menghidupkan mesin politik dari tingkat bawah sampai di tingkat atas, untuk bekerja dalam memainkan sebuah permainan berpolitik, supaya kedekatan antara kader dengan para pemilih dapat tercapai dengan suasana yang saling membutuhkan, baik antar satu sama lainnya, dan biasanya permainan strategi operasi tangan diterapkan bagi para politisi yang sudah mempunyai pendukung dan kekuatan politik yang kuat di berbagai tingkat bawah maupun tingkat atas.

Kedua: Melakukan operasi atas dengan cara mendekati para tokoh formal, non formal, dan informal, tentunya supaya ada kedekatan antara sang calon lurah dengan para tokoh tersebut.

Ketiga: Melakukan operasi bawah dengan cara sang calon lurah menemui langsung para pemilih, untuk mensosialisasikan visi dan misi dalam agenda program, apabila sang calon lurah dapat terpilih dalam pilkades nanti. Sehingga diharapkan dengan adanya operasi bawah sang calon lurah dapat bertatap muka langsung dengan para pemilih, dan akhirnya yang diharapkan terjadilah interaksi yang saling membutuhkan antara sang calon lurah dengan para pemilih dengan politik yang sehat di tengah-tengah realita kehidupan masyarakat secara universal.

Dengan tiga hal di atas dalam melakukan permainan strategi berpolitik di pilkades, tentunya diharapkan dapat mencapai sebuah kemenangan saat terjadi sebuah pertarungan di tingkat pedesaan, dan semuanya tak lepas dari semangat daya juang yang tinggi dengan ditunjang berupa uang atau barang sebagai pelicin dalam permainan politik pilkades, tetapi uang dalam berpolitik bukanlah hal segala-galanya. Karena sesungguhnya politik itu salah satu siasat seni dalam permainan, untuk menyenangkan para pemilih, supaya para pemilih mau memilih sang calon lurah saat pencoblosan di pilkades berlangsung, dan akhirnya kemenangan dapat tercapai dalam melakukan sebuah aksi maupun reaksi saat terjadi sebuah pertarungan politik dalam pilkades.

“Karena rahmat Allah, kamu bersikap lunak kepada mereka, sekiranya kamu keras dan lapar, niscaya mereka akan menjauhimu. Karena itu maafkanlah dan mohonlah ampun bagi mereka. Ajaklah mereka bermusyawarah tentang sesuatu persoalan. Bila kamu telah memutuskan untuk melakukan sesuatu, bertawakallah kepada Allah. Allah sangat cinta kepada orang-orang yang bertawakal.”
(QS. Ali 'Imran [3]: 159).

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........

1 komentar:

  1. MKASIH INFONYA....MENAMBAH REFRENSI KARENA 2 BULAN LAGI AKU IKUT PILKADES...
    SALAM SUKSESS........!!

    BalasHapus